Let's Act

ACT.id

Jumat, 25 Maret 2016

Ala Putri Raja

"Wis klo saya wisuda kmu sewa becak yaa. Saya suka keliling pke becak, serasa kyk putri. Hehee"
*efek pulang dari acara wisuda :D


Tapi...ya emg bener siih naik becak itu engga rugi. Yaah walaupun harus mau ngorbanin materi yg agak lebih dibanding kita naik ojeg/angkot. But, its not problem coz  its made me so enjoyed and comfortable :)

Udah lama engga naik becak, akhirnya daripada lama nunggu hujan udah hampir 1 jam sya putuskan naik becak. Memang kendaraan satu ini awet bgt, sudah ada dari semenjak saya kecil dulu. Dan pernah ada masa tren nya juga lohh jaman dulu naik becak itu. Sambil terbawa kemasa lalu, di dalam becak sayapun hanya senyum-senyum sendiri menbayangkan ini dan itu.

Disamping kenyamanan yg sya dapat, sebenarnya ada rasa iba pada abang becaknya. Knp? Karena kebanyakan abang becak itu tua-tua, sedangkan mengayuh becak butuh tenaga ekstra terlebih saat ada tanjakan.  Hmm...agak tak tega, tapi itulah jasa yg mereka jual, selama halal tak apa peluh membasahi wajah dan tenaga terkuras insyaallah rezeki akan Allah cukupkan.

Ongkos mahal tak jadu masalah saat kita bisa mendapatkan kenyamanan lebih dari naik becak. Bisa bersandar, terlindung dari hujan, tidur, dan jadi putri seperti di drama Korea dimana anak bangsawan berada dalam tandu yg di bawa oleh beberapa pengawal. Butuh perjuangan bgt utk bawanya ^^

Itu foto sewaktu d Jogya. Masyaallah becaknya sudah berinovasi, dan sangat2 nyaman. Yaaap...karena tidak seperti becak biasa, yg itu dilengkapi dgn mesin motor jadi bisa jalan lebih cepat plus abang becaknya engga perlu lgi capek mengayuh becaknya. pokoknya mah naik becak tuh asssik bget!! >,<


Sukses selalu untuk semua abang becak yg masih setia dgn kendaraan Becaknya. Teruslah buat org merasa nyaman saat menggunakan jasa kalian.
#loveuall
#pengennaikbecaklagi

Sabtu, 20 Februari 2016

Huru-Hara Skripsi

Galaunya mahasiswa tingkat akhir apalagi kalau bukan masalah SKRIPSI :D
Tapi jangan sampai hal itu bikin mental ciut dan seakan kita terikat dengan itu. Harus tetap semangat, walaupun Dospem susah untuk ditemui atau selalu revisi dan kena semprot Dospem 1 & 2 tapi tetep kita jangan nyerah, Just Do It Girls/Guys.

1. Niat yang lurus
    Langkah awal kita ya ini nihh, niat. Insyaallah jika niat kita untuk kebaikan Allah akan memudahkan niat baik kita.

2. Tingkatkan Amalan Ibadah :)
    Ini nihh hal utama yang paling penting dan gak boleh kita lupakan. Semua yang kita lakukan harus semata-mata untuk beribadah pada Allah SWT. Inipun berlaku bagi kalian yang susah banget ketemu dospem atau dapat dospem killer, jangan lupa untuk kencangkan doa karena hanya Allah yang Maha Membolak-balikkan hati manusia ^^

3. Sering-sering baca jurnal, buku, dan referensi
    Seperti kacang lupa kulitnya, hehee bukan perumpamanan tepat sii tapi lumayan bisa dikaitkan. Intinya gini deh, saat kita bikin skripsi tanpa ada dasar teori yang kuat, skripsi gak ada maknanya. Nahh..teori-teori dan data pendukung skripsi kita dapat dari jurnal, buku dan referensi terkait penelitian kita kan, jadi wajib untuk baca. Yang gak suka baca, ya kudu dan mesti dipaksain untuk baca hihiii:)


4. Nonton berita dan peka terhadap masalah yang terjadi
    Fenomena, yapss...dalam penulisan skripsi kita harus menemukan fenomenanya apa. Karena untuk apa kita meneliti hal yang sudah tidak ada fenomenanya lagi, udah basi. Soo....coba peka untuk masalah ini ya, jangan pekanya cuma ama si Doi aja. ckckkk...

5. Bantu kesulitan orang lain
    Jika kita meringankan kesulitan oranglain maka, Allah akan memudahkan urusan kita. So, biarpun kalian lagi sibuk or pusing mikirin skripsi, tapi jangan sampai kalian engga membantu teman atau saudara kalian yang butuh bantuan. Eitts..tapi jangan jadikan ini sebagai alasan untuk lama gak garap skripsi dan malah sibuk bantu orang bikin skripsi, Hahaaa...hebat banget :-D

Link Picture Here

Perlu diingat dan diresapi, Itu semua engga bakal berarti kalau kalian Plagiat. Ngertikan maksudnya, yaaa..bahasa gaulnya si Copas beud, bukan replik lagi tapi Menjiplak *kasarnya hehee.


Selamat mencoba
*SelfReminder :'(

SEMANGAT!!!!!!
Hidup Mahasiswa Akhir. Garap Skripsi.

Rabu, 17 Februari 2016

Sederhananya Rasa Bahagia

Cukup lama sejak terakhir nulis postingan di blog. Oke, kali ini saya mau share tentang judul diatas :)



Bismillah....
Semua orang patut merasa bahagia, baik atas kehidupan dirinya sendiri, keluarga, sahabat, teman, istri, suami, anak. Karena rasa bahagia itu begitu sederhana, sesederhananya saat kita bernafas. Bukan harta kekayaan yang bisa menjamin rasa bahagia itu menghampiri kita, bukan!! tapi cukup dengan kita berada di dekat orang-orang terkasih kita (engga berlaku untuk yang bukan Muhrim ^,^ )

Misal, kalau saya bahagia saat melihat orang lain bisa tertawa, saat mereka bersemangat mewujudkan suatu impiannya, saat mereka memiliki ambisi yang baik, saat mereka berbicara dengan begitu antusias, saat mereka bahagia atas pertolongan kita, saat kita tidak membuat mereka khawatir, bahkan saat melihat mereka berlari, melompat dan tertawa, rasanya luapan kebahagiaan orang itu bisa saya rasakan. Dan itu membuat saya bahagia.
Bersikap Stay Cool walau nyatanya badan ini mau runtuh, mata ingin terpejam, hati yang tak tahan ingin meluapkan emosi dibarengi dengan tumpahan air di pelupuk mata, bibir ini geram. Tapi alangkah lebih baiknya saat kita dapat bersikap Stay Cool, dengan tidak membuat orang lain terbebani akan kondisi kita. Maka bahagia itu akan datang kembali menghampiri, terbayarkan dengan hanya melihat senyuman perasaan lega orang atas kondisi kita yang terlihat baik-baik saja. Rasa seperti itu tidak bisa kita beli dengan uang seberapa banyakpun.

Semoga kita dapat selalu merasakan Bahagia kapan dan dimanapun kita berada. Jangan mengedepankan ego dan emosi kita, jadilah seperti dalil yang tertulis dalam hadist dan ayat Al-Qur'an berikut :




Begitu tidak berartinya bila kita sampai tersulut emosi, bisa-bisa kita bukan termasuk golongan orang-orang yang kuat lagi bertakwa. Oleh karenanya marilah kita menjadi pribadi muslim yang senantiasa dapat memetik bahagia, karena rasa itu begitu sederhana dan kita bisa merasakannya dimana saja. Alangkah meruginya kita jika hidup penuh dengan amarah sedangkan kebahagiaan itu sejatinya selalu ada dalam diri kita, menunggu hingga kita bisa menemukannya.


Itulah "Sesederhananya Rasa Bahagia"
#Part 1

Senin, 21 September 2015

Zainal Arif


Teman-teman memanggilnya Uda, yah mungkin karena dia orang Minang sama kayak Vio. Tapi saya engga biasa manggil dia Uda, biasanya panggil Arif aja (hiks..maaf kalau tak sopan). Engga nyangka loohh ternyata umurnya hampir sama kayak kak Nanda cuma beda beberapa bulan aja. Kalau tadi ada Rais sama Dipa paling muda, sekarang Arif sama kak Nanda ini yang paling tua. sayangnya Uda Arif masih keliatan lebih muda dari yang satunya, bahkan ada yang mengira dia itu paling muda di kelompok 52!! (hehee…seneng ya Da?). Biar sama kayak yang lain saya panggilnya Uda juga yaa.

Nah Uda ini kuliah di UIN Suska Riau ambil jurusan Tafsir Hadist, sekarang udah ganti nama tapi saya lupa L #Mianhe Uda. Awalnya saya kalau ada apa-apa bilangnya ke Uda lewat BBM, soalnya Uda itu On terus jadi gampang dihubunginnya. Hahaaa jadi inget yang pas saya kejebak di kamar mandi (dingiiinnnnnnnn), sms dan BBM ke yang lain ceklis terus, telpon gk di angkat. Untungnya ada Uda yang lagi On dan bisa di mintain tolong untuk ngabarin temen yg lain. Makasiiihh banget Uda, maaf lupa bilang makasih waktu itu. Malu sih sebenernya mah, tapi semua itu karena salah saya sendiri. Hikss..hikss…begitulah. Era nyarios keun na.

Pertama kali ng-BM Uda itu karena desain logo kelompok yang Uda bikin, saya sama Okta suka..suka…suka. Kan kalau desainnya bang Leven mah bagus, kalau punya Uda lucu menurut saya sama kakak saya Uda, pas disuruh milih kakak bilang lebih suka sama desain Uda. Hahaa…pokoknya lucu desainnya saya juga engga kepikiran bikin kayak yang jenis begitu, Uda Cam Ko Haa (dicetuskan oleh Renty, dipopulerkan oleh Uda) J J

Uda Arif ini mukanya serius, tapi terkadang karena keseriusannya itu yang bikin lucu. Dia suka bilang “lagi serius nih” “serius…serius” hahaaa..tapi gaya mukanya itu gak nahan, kalau liat mukanya tuh kayak semua bagian mukanya lagi ketawa, jadi saya mah suka keikutan ketawa juga. Kalaupun ada pas saya engga ketawa, yaa itu karena saya nahan sekuat yang saya bisa, atau saya engga liat muka Uda (buang muka), punten ini mah Da #hampura


Uda itu badannya engga terlalu tinggi, kulitnya sawo mateng, rambutnya plontos (masih sisa 2-3 cm mungkin), dan jenis mukanya belum pernah saya temuin (bingung deskripsiinnya). Paling suka liat Uda pas pake baju koko, sarung, peci, beneran kayak pak Ustadz. Tapi selepas dari itu (maksudnya pake baju lain), saya ngeliatnya gaya Uda formal terus, kayak mau ke acara Undangan untuk ngisi acara disana, nyanyi dangdut #katanya tebu manis airnya, kucoba tanam di pinggir hati (Hmm..apa kali artinya ya?) Heheee..serius Da, bahkan pas uda mau mandi juga walaupun bawa-bawa handuk dan perlengkapan mandi tetep aja keliatan formal. Hahaa..saya jadi bingung. Angkat jempolnya untuk @UdaCamKoHaa_

Rais Shabri

Rais artinya pemimpin dan shabri artinya sabar, jadi arti dari namanya adalah pemimpin yang sabar. Emang bener sih dia itu cukup sabar menghadapi teman-teman kelompok yang amburadul deh pokoknya. Oia Rais ini ketua kelompok sekaligus koordinator kecamatan Pusako. Kerjaannya tiap hari, tiap menit bahkan, telponan terus. Iihh saya engga ngebayangin telinganya pasti panas deh. Eittss…tapi bukan telpon tanpa alasan atau kayak anak yg lagi alay yang suka Tanya-tanya gak penting di telepon, ternyata Rais selalu dihubungi oleh dospem, dan juga teman/ketua kelompok di kec.Pusako karena dia itukan Koorcamnya yg pasti bukan tanpa alasan. Biasanya sih Nurma sama Tia bilangnya dia orang penting, so sibuk. Heheee..saya pikir juga gitu awalnya, maaf Raiss. Piisss J

Rais itu orangnya tinggi, cukup seimbang dengan berat badannya, alisnya pun tebal, jenis rambutnya kayak bulu landak berdiri tapi halus dan alami gak pake gel, kulitnya putih. Setiap kali liat Rais jalan dia mirip seorang petinju. Eh ternyata gitu-gitu juga dia bisa deket sama anak-anak, katanya sih udah biasa apalagi dia punya apa ya namanya, semisal Rumah Dunia tapi namanya Kreasi Anak Bangsa dan Rais itu Official nya. Hebat yaa. :p terus Rais juga udah biasa untuk bicara didepan umum dan pembawaan dia emang santai. Sempet minder sama Rais, apalagi pas liat ternyata dia bisa main bola kaki (cowok lah ya udah biasa) terus volley juga bisa, basket, renang sama badminthon apa mungkin bisa juga?. Hikss…hampir sempurna, banyak keahlian yang dia bisa. Tapi sayang terkadang saya Rais itu kayak batu, selagi di lemparnya engga terlalu keras bentuknya engga bakal berubah. Hahaaa…apasihh,,

Kamu tau engga Rais, temen-temen pernah kesel sama kamu gara-gara kamu kerja sendiri (yahh..mungkin kamu engga mau ngebebanin kita) kayak gak punya tim, apalagi keputusan yang berhubungan dengan jabatan kamu sebagai koorcam. Apapun itu harus dimusyawarahkan bareng-bareng Rais karena kamu ketua kelompok 52 Rais, heheee (saya juga engga suka musyawarah sama kalian, maaf L) #Plakk…

Oia maaf ya Rais saya sering banget ilang-ilangan bikin kamu dan teman-teman panic, khawatir, takut saya ilang atau diculik. Maaf juga karena gak angkat-angkat telpon dari Rais, bukan apa-apa soalnya saya engga liat hp terus pas Rais nelpon. Heheee..jujur nih, beneran.

Satu lagii, umur Rais dan Dipa itu paling muda diantara teman-teman yang lain. Renty bilang sih Rais itu paling gak sopan, karena engga panggil kita kakak. Tapi lucu juga sih kalo manggil Ketua kelompok sama koorcam Ade or Dd. Hahaaa…Ade Rais :-D (cup…cup jgn nangisss ya De). @DiamDalamGelap_

Permulaan


Masih teringat saat pertama kali putuskan untuk mengikuti seleksi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan di Riau, sama sekali tak ada motivasi kuat untuk itu hanya sekedar daftar karena saya fikir kesempatan ini hanya datang sekali. Benar-benar tanpa persiapan dan tekad yang kuat, berkas saya kumpulkan disaat terakhir satu jam sebelum kantor LPPM di tutup. Alhamdulillah masih diterima, rasanya senang karena target awal saya hanya sampai berkas harus berhasil dikumpulkan. Dua hari setelah itu, saya baru mengetahui kalau ternyata saya terdaftar di kelompok no 70  Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik. Rasanya senang sekali karena saya memang menyukai angka tujuh, dan sebelumnya saya sempat meminta kepada Allah untuk ditempatkan dikelompok itu, tak disangka Dia mengabulkan doa tersebut. Dalam hati terus terucap kata “Terimakasih” “MasyaAllah” “SubhanAllah” benar-benar masih tidak percaya, dari sekian banyak angka, nama saya ada di angka 70 itu.

Sekitar pukul 17.00 sebelum syuro Lingkar Studi Pekanan (LSP) dimulai, tiba-tiba ada sms masuk yang bertuliskan kurang lebih “selamat ya Ra, MasyaAllah” sempat bingung dengan ucapan tersebut, namun langsung terbesit jikalau saya lolos seleksi KKN Kebangsaan yang memang hari ini pengumumannya. Tak ingin terlalu meyakinkan diri, saya pun menepis perasangka tadi dengan kembali bertanya pada sipengirim pesan. Tak lama teman-teman yang lain mengucapkan hal yang sama, bahkan sekarang sudah jelas maksudnya apa. Karena salah satu teman saya ternyata meng-screenshot daftar mahasiswa yang lolos seleksi KKN Kebangsaan, dengan perasaan masih tidak percaya namun nama saya tertulis dalam 15 daftar tersebut. Subhanallah!! Kaget pasti, malu pun iya, lohh kenapa? Karena saya pikir masih ada tahap seleksi selanjutnya, toh tahun lalu hanya delapan orang yang berangkat jadi pasti akan diadakan seleksi yang lebih ketat lagi. Sayangnya hal itu tidak pernah terjadi, ternyata memang benar ada penambahan kuota sehingga tahun ini akan ada 15 mahasiswa yang berangkat.

Saya masih termenung mengingat saat tahap interview saya belum tahu apa-apa selain yang beberapa menit lalu saya di internet lewat handphone, bahkan saya baru tahu tema untuk KKN Kebangsaan tahun ini mengenai “Pencegahan Kebakaran Lahan dan Hutan”. Aduh….rasanya saya bakal malu karena wawasan yang saya punya tidaklah banyak, tapi apa daya saya harus berpura-pura bisa dan tegar jangan sampai terlihat takut. Saat itu ada Sembilan orang di dalam ruangan dengan tiga reviewer satu persatu diberi pertanyaan, sampai tiba saatnya saya yang malah terus mengatakan tentang makanan khas Riau tanpa memperdulikan tema untuk tahun ini. Agak melenceng sih memang, namun saya mampu membuat suasana dalam ruangan tidak terlalu tegang karena mereka semua tertawa mendengar ucapan saya mengenai durian Riau yang mungkin bisa lebih enak daripada durian Montong. Kalimat-kalimat itu begitu saja keluar dari mulut saya, apa yang ada atau terlintas dalam pikiran saya maka itu yang saya katakan, malu sangat!!

Tapi Alhamdulillah salah satu reviewer mendoakan niatan saya yang ingin mencicipi rasa durian Riau tersebut, dan semua diruangan itupun mengaminkannya. Setelah tes interview selesai saya beserta teman saya langsung keluar dan kami tertawa melihat kejadian didalam ruangan tadi. Bukan kenapa-kenapa melainkan kami menyesal karena pertanyaan yang diajukan terlalu mendasar dan sayangnya kami malah menyepelekan itu dengan tidak mencari informasi lebih banyak mengenai Riau. Sepanjang jalan dihiasi dengan pekikan tawa, keluhan dan pesimis untuk lolos karena hanya menjawab seadanya. Yang jelas kurang persiapan dan kurang niat pasti. Mungkin teman-teman yang satu ruangan saat interview pasti merasa tidak percaya kenapa Tiara yang lolos? Kenapa mereka memilih Tiara? Seperti apakah penilaian yang dilakukan? Dan itupun terbesit dalam benak saya, setiap saat. Jujur ada perasaan bersalah karena saya lolos seleksi itu, dan bukannya teman-teman saya yang lebih berniat, sungguh-sungguh dan aktif bicara. Saya seperti merebut kursi dari pemilik yang berhak untuk duduk di kursi itu. namun disisi lain, saya rasa Allah pasti memiliki rencana lain dibalik ini semua, galaupun melanda antara memilih kelompok 70 atau ikut KKN Kebangsaan. Apapun itu pilihan saya nanti, itu pasti sudah ditetapkan oleh Allah dan saya harus bisa menjalankan keputusan tersebut.


Bismillah…setelah papa pun mengetahui saya terpilih mengikuti KKN di Riau, walau sempat takut dan khawatir namun akhirnya beliaupun mengijinkan saya mengikuti itu. Keesokan harinya pihak LPPM mengumpulkan kami untuk kepastian ikut serta, dan jika ada yang ingin mengundurkan diri masih diperbolehkan sampai pertemuan hari ini usai. Ternyata tidak ada yang mengundurkan diri, saya sempat gentar sendiri namun akhirnya jawaban “Iya” yang saya keluarkan, dan tiket pesawat atas nama sayapun akan segera dipesankan. Itu artinya saya sudah tidak bisa mengundurkan diri lagi, “Bismillah…Ya Allah bantu saya” gumam dalam hati. Udah dulu yaa flashback nya hehee…tunggu cerita selanjutnya : Barang bawaan di Koper, Pesawat Pertama, Pekanbaru-Bangkinan-Benayah, Meme dan Julukan, Keluarga 52, dan Ibroh KKN.

Senin, 11 Mei 2015

IES Gemilang :)

Bismillahirohmanirrohim..

tak terasa tahun ini tepatnya pada tanggal 9 Mei 2015 IES Untirta telah menginjak usia ke 9 tahun, dan dalam acara Milad IES kali ini ada beberapa rangkaian acara yaitu ada perlombaan yang diselenggarakan bagi Pelajar dan Mahasiswa seperti lomba video, lomba desain poster, dan lomba esay, selain itu ada pula lomba Membuat Surat Cinta Untuk IES namun ini Khusus untuk Pengurus IES nya sendiri. IES pun mengadakan Talkshow (11 Mei 2015) dengan tema Peran Muslim Dalam Membangun Ekonomi Kreatif, ini terbuka untuk umum, GRATIS!! selanjutnya insyaallah pada hari Kamis, 14 Mei 2015 IES akan mengadakan Bakti Sosial ke panti asuhan, mohon doanya semoga lancar. Amiin.

walaupun sudah usia 9 tahun, namun nyatanya masih banyak yang kurang menyadari betapa pentingnya ekonomi islam itu. banyak yang belum tertarik dengan pembahasan tersebut, tapi saya yakin Allah Maha Adil. seperti yang dikatakan oleh salah satu pemateri Talkshow yaitu Bapak H. Embay Mulya Syarif "akhir-akhir ini banyak anak muda yang cuci darah karena gagal ginjal, itu semua karena mereka mulai memakan makanan yang tidak halal, bisa pula bersumber dari riba" banyaknya masyarakat yang senang bergelut dalam sektor moneter, membuat orang kaya semakin kaya dan orang miskin semakin banyak anak dan hidup susah. Naudzubillah.

Allah Maha Adil. iya betul, alhamdulillah tahun ini Fakultas ekonomi sudah berganti menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dari perubahan itulah Untirta akan memiliki jurusan baru yaitu Ekonomi Islam. semoga IES dapat menjadi Himpunan yang menangungi Jurusan baru tersebut. Amiin.

tak usah minder, malah harus terus maju. 
karena pemimpin itu tidak banyak. dan kitalah pemimpin seorang ekonom rabbani.
ingat jangan menjadi Pencari Kerja namun jadilah Pembuat Kerja

Bagaimanapun itu, Happy Milad untuk IES Untirta ke-9
Love U karena Allah.....